Mantan Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola menanggapi isu pemekaran wilayah Parigi Moutong.

Longki berharap agar isu tersebut dapat cepat terealisasi serta tidak memberikan harapan palsu kepada masyarakat.

Mantan Gubenur Sulawesi Tengah 2 periode ini menyarankan Ketua Badan Legislasi DPR-RI untuk menggunakan hak inisiatif dalam pemekaran daerah otonomi baru di Tomini dan Moutong.

Kabupaten Parigi Moutong sendiri rencananya akan dimekarkan menjadi tiga kabupaten.

“Saya titip salam kepada tim penyusun naskah akademi dan draf RUU tentang pemekaran Parimo, tolong sampaikan pada mereka yang berkewenangan untuk membuktikan apa yang diwacanakan dalam pemekaran dua wilayah untuk bisa ditindaklanjuti, dengan menggunakan hak inisiatifnya didalam mencabut moratorium atau membuat UU,” ungkap Longki Djanggola.

Longki menambahkan bahwa biasanya DPR dalam menetapkan menggunakan hak inisiatif dilakukan Paripurna terlebih dahulu apabila disetujui baru dapat digunakan.

“Ketika mereka menggunakan hak inisiatif sah-sah saja. Tapi apakah sudah mendapatkan persetujuan dari anggota lainnya, atau inisiatif ini hanya untuk Parimo saja, jadi jangan hanya memberikan harapan kepada rakyat Sulteng tanpa ada kepastian yang jelas,”

Persetujuan tersebut sampai saat ini belum ada, baru sebatas wacana oleh ketua Baleg saat sidang-sidang DOB. (TribunPalu.com)

Comments to: Gunakan Hak Inisiatif untuk Pemekaran DOB Baru di Parigi Moutong

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Attach images - Only PNG, JPG, JPEG and GIF are supported.

Login

Welcome to Typer

Brief and amiable onboarding is the first thing a new user sees in the theme.
Join Typer
Registration is closed.